Jumat, 18 November 2011

Manusia Setengah

Manusia Setengah
Manusia Setengah Hati
Manusia itu nampak serba tanggung
Dari ujung rambut hingga ujung kaki penuh keraguan
Penampilannya tak bisa dianggap buruk rupa
Namun tak bisa pula dibilang rupawan

Hatinya terbelah menjadi dua
Satu hati  merasa kebahagiaan yang luar biasa
Satu hati merasa kepedihan yang tak terperi
Sungguh, hati yang mendua




Pikiran manusia itu terpecah berkeping keping
Diselimuti kabut antara konservatisme dan liberalisme
Menembus batas batas eksterimisme
Merajalela menghantui komunisme,kapitalisme,bahkan ateisme

Gerakan manusia itu tak sempurna
Nampak selalu setengah setengah, setengah revolusioner setengah evolusioner
Cinta manusia itu penuh ambivalensi
Kadang memuja bak malaikat kadang pula mengutuk bak Iblis

Itulah Manusia setengah,,
Berjalanan menemui Takdirnya dengan segala Keraguan......
Yogyakarta, Ibu Kota Kesusastraan
14 November 2011,
Di ujung pagi yang ‘menangis’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar